Salatiga

Bayangkan sebuah kota di Jawa yang tak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga menjadi mercusuar toleransi, tempat di mana perbedaan dirayakan sebagai kekuatan. Selamat datang di Salatiga, sebuah permata di Jawa Tengah yang berbangga dengan predikatnya sebagai kota tertua ke-2 di Indonesia—jejak sejarahnya terukir sejak prasasti Plumpungan di abad ke-8. Lebih dari itu, Salatiga juga diakui sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, di mana harmoni antarumat beragama dan berbagai budaya terjalin erat, menciptakan suasana yang damai dan inspiratif.

Terletak anggun di kaki Gunung Merbabu, Salatiga juga diberkahi dengan udara sejuknya yang legendaris dan iklimnya yang menyehatkan. Sejak era kolonial, kota ini telah dijuluki “Paradijs van Midden-Java” (Surga di Jawa Tengah). Begitu melangkahkan kaki di sini, Anda akan merasakan energi positif yang sejangkah demi sejangkah membuat jiwa dan raga terasa lebih bugar dan bersemangat.

Salatiga bukan sekadar kota dengan pemandangan memesona; ia adalah saksi bisu perjalanan para tokoh besar. Bayangkan, Anda akan berjalan di tanah yang pernah dihuni oleh Oei Tiong Ham, raja gula se-Asia Tenggara, pemilik seperempat wilayah singapura, memilih Salatiga sebagai tempat peristirahatan pribadinya yang tenang. Banyak sekali saudagar-saudagar kaya era kolonial baik Tionghoa, Jawa, dan Eropa memiliki villa atau tempat persistirahatan di Kota Salatiga. Tokoh lain yang memilih Salatiga sebagai rumah tinggal dan menghabiskan masa tuanya adalah adik kandung RA Kartini bernama KARDINAH bersama beberapa adik dan ibu Kandungnya (Ngasirah). Setiap bangunan, setiap jalan, seolah membisikkan kisah inspiratif dari mereka yang pernah menghirup udara istimewa Salatiga. Kota ini tak hanya menyegarkan paru-paru, tetapi juga menginspirasi jiwa dengan warisan sejarahnya yang kaya.

Teman Lokal

Telusur Kota

Telusur Kota adalah sebuah komunitas anak muda Jawa Tengah yang merasa resah pada kelesatarian sejarah dan budaya di daerah mereka masing-masing. Keresahan ini akhirnya membawa mereka pada pembentukan kelompok yang fokus pada pengenalan sejarah dan budaya ke ruang yang lebih kreatif namun tetap berdasar pada riset yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Walking tour adalah aktivitas mereka untuk mengenalkan hasil riset sejarah melalui cara yang lebih menarik, sehingga temuan-temuan sejarah &budaya ini akan lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Dengan berkunjung langsung ke lokasi-lokasi dimana peristiwa-peristiwa sejarah itu terjadi, maka kita akan bisa langsung merasakan ambiance yang sesuai dengan jiwa zaman ketika peristiwa bersejarah itu terjadi. 

Bersama Telusur Kota kamu akan dibawa masuk ke dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia melalui kunjungan ke titik-titik cagar budaya yang tersebar di Kota Salatiga. Kamu juga akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi destinasi-destinasi non pariwisata yang memiliki nilai sejarah dan budaya namun dimiliki oleh perorangan atau lembaga tertentu, sehingga tidak terbuka untuk umum. Oleh sebab itu, Telusur Kota adalah teman yang tepat untuk menemanimu mengeksplorasi atraksi sejarah&budaya yang ada di Kota Salatiga dengan lebih menarik dan lebih dalam.